(Ber) Syukur = (Ber) Bahagia..

Seperti biasa, sebelum memulai aktifitas yang saya lakukan adalah membuka facebook, dan yang pertama dilihat adalah notification-nya.. setelah saya baca dan membalas beberapa comment saya pun melanjutkan dengan mengklik home ~alisa beranda, klo yg FB-nya pake bahasa indonesia..😉

Disitu saya banyak menemui status message, disataunya ada yang menulis quotes, ada yang menulis tentang aktifitasnya, ada yang menulis bahwa ia dalam keadaan bahagia, senang dan ada yang sebaliknya menuslis kesedihan, kekecewaan, ke-BT-an, dan ada juga yang asal-asalan, dan lain sebagainya..

Dari status message tersebut setelah saya amati dengan seksama, halah..😉 update status yang paling sering muncul adalah yang menunjukan kekecewaan, ke-BT-an, ketidaknyamanan, dan kata2 yg berawal dari pikiran negatif, berikut beberapa contohnya yang saya catut tanpa sepengetahuan pemiliknya, plagiat bukan ya..🙂

Lonely day, BETE…!!

hatiku hampa terasa..

Arrghhh…!! udah mulai bosan idup…

Kecewa aku kecewa, kenapa hidupku tidak menarik lagi..

dan lain-lain…

bahkan ada yg lebih ekstrim lagi, sampe nyebut kata-kata pengen bunuh diri segala, lebay ga tuh, haha..😉 kayaknya dirinyalah orang yang paling sengsara didunia ini, beu!!

Terlepas dari FB, hari ini saya juga melihat (beberapa) manusia penuh harapan dan (banyak) yang lainnya sedang bersedih atau kesal atau bingung atau stress, atau bahkan ada yang tidak tahu apa sesungguhnya yang mereka rasakan, yang jelas jangankan bahagia, senang sesaat saja sepertinya tidak pernah mampir padanya.

Mhh.. Saya jadi ingin mencatut beberapa kisah menarik yang saya peroleh dan pernah saya baca dari notes temen2 yang nge-tag ke FB saya, yang ga jelas sumbernya dari mana. saya berharap kisah2 ini menjadi inspirasi buat kita semua dan lebih bersyukur dengan keadaan dan apa yang kita miliki saat ini.

Kisah menarik 1#

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, “Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?” Si supir menjawab, “Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai.” Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, “Bagaimana kamu bisa begitu yakin?” Supirnya menjawab, “Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan.”

Jawaban singkat si sopir tersebut merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia, dan tentu saja sangat menyiksa diri..😦

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah kita sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi tetep saja masih merasa kurang, apa sih maunya?

Pikiran kita sering dipenuhi berbagai target dan keinginan. ingin ini ingin itu, terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki kita tak pernah menjadi “kaya” dalam arti yang sesungguhnya.

Suatu saat saya pernah mengikuti pelatihan, ada kata2 narasumber yang masih menepel di otak saya, dan pada saat itu secara tak sadar kepala saya mengangguk-ngangkuk..

Orang yang “kaya” bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.

Boleh sih, kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. lantas bagaimana kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki? Cobalah lihat keadaan di sekeliling kita, pikirkan yang kita miliki, dan syukurilah..

Saya juga jadi teringat dengan tulisan seseorang yang banyak memberikan motivasi dan isnpirasi buat saya, Erly namanya (Alamarhum), entah puisi, entah bukan, yang jelas itu adalah sebuah catatan kecil, ini catatannya;

Hidup adalah perjuangan, maka berjuangkah.. Jangan putus asa bersabarlah.. Jangan mengeluh, bersyukurlah.. (Erly, 2006)

Kisah menarik 2#

Ada seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

Kisah menarik 3#

Ada dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, “Lulu, Lulu.” Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, “Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.” Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, “Lulu, Lulu”. “Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?” tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, “Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.”

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Kisah menarik 4#

Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.
Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, “Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan” katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.
“Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia…..”
Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.
Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya. “Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman… Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir…..
“Maaf, apakah aku harus berhenti ?” tanyanya. “Oh tidak, lanjutkan…” jawab suaminya.
Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia “Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu”.
Dengan suara perlahan suaminya berkata “Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku.
Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang…. ”
Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya… Ia menunduk dan menangis…

Dalam hidup ini, banyak sekali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan
pengharapan.

Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita? Saya percaya kita akan menjadi
orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.

Kisah menarik 5#

Ada seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, “Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.”

Luar bisa bukan? itulah cermin dari rasa syukur, bahagia…

Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan sebuah lirik lagu dari D’Masiv untuk diresapi dan direnungkan oleh kita bersama. buat nambah semangat dan rasa syukur kepada yang maha kuasa..😉

Tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi

syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik

tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan

kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa

Jalani hidup dengan penuh rasa syukur, Lakukan yang terbaik!

:

About rach

an ordinary man with an extraordinary journey

Posted on April 23, 2010, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. Nurul Aini, DMAC HHS Subang

    Itulah namanya hidup. Makin banyak yang kita dapat makin kaya kita dengan pengalaman. Nikmati semua dan gunakan yang pahit dan manis, yang sedih dan gembira, dll. Semua punya… sebagai hikmah. Makin besar rasa bersyukur kita. Warnai hidup ini dengan tujuan baik.

  2. Dengan bersyukur, Allah pun akan menambah nikmatNya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: