Ibuku, Kartiniku..

Mamah… sosok perempuan yang bagiku lebih hebat dari siapapun, beliau bisa bertahan dalam situasi apapun, tetap konsisten pada tekadnya, tetap mendorong anak perempuannya untuk mengenyam pendidikan sampai setinggi mungkin, tak pernah melarang maupun mengekang, mendidik anak2nya sesuai dengan keinginan masing2, memberikan kepercayaan dan tanggung jawab yang besar pada anaknya, mau berkorban apapun demi orang yang dikasihinya, anak2nya, selalu mendengar setiap keluhan dan curahan hati anaknya…..

Rasanya hampir tak mungkin bagiku, seorang peremnpuan yang datang dari kampung, dari keluarga miskin, yang sebagian kakak2nya hanya mengenyam pendidikan dasar, bisa menjadi seperti sekarang, yang bebas merdeka menentukan jalan hidupNya, bebas merdeka memilih pilihannya, bebas merdeka menentukan kariernya, bebas merdeka menentukan sikapnya…. semua ini rasanya tak mungkin jika tanpa dorongan orang terkasih, ya Mamah. Mamah membantuku mewujudkan mimpi menjadi kenyataan, ya bagiku mengenyam pendidikan tinggi merupakan mimpi, dan sekarang menjadi kenyataan.

Mamah, tidak pernah dendam, justru karena beliau merasakan perihnya hidup akibat hidup tanpa pendidikan yang cukup, merasakan kerasnya perjuangan hidup karena hanya bersandarkan kpd suami, merasakan sempitnya dunia karena selalu dikekang oleh suaminya, harus selalu tunduk patuh kpd suami walau itu sesuatu yang tidak disukainya, justru Mamah mendorongku untuk menikmati semua kebebasan, cinta, penghormatan, dan peran. ya, peran memang mampu menjadikan perempuan merasa berharga….

Terimakasih Tuhan, Terimakasih atas kau takdirkan hamba menjadi anak dari seorang perempuan hebat, kuat walaupun lemah di hadapan suaminya, cerdas walau hanya mengenyam pendidikan dasar, modern dalam pemikiran walau berada di kampung. Terimakasih Mamah… cinta, kasih, suri tauladan, kepercayaan & tanggung jawab akan selalu Ika pikul dan Ika pegang…..

Mamah… kaulah Kartiniku, pejuang emansipasi perempuan yang sangat dekat denganku, bagiku hari ini adalah hari untuk mengenangmu….. semoga Allah senantiasa melindungi, meyayangi, mengampuni dan menempatkanmu di sisi-Nya

SELAMAT HARI KARTINI..


About Ika Mustika Sari

"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain"

Posted on April 21, 2011, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: